Weezer Membuka Awal Tahun dengan Sempurna



Butuh kurang lebih 18 tahun bagi fans Weezer untuk melihat idolanya di Indonesia. Grup band asal Los Angeles, Amerika Serikat yang beraliran alternative rock ini, akhirnya pada Selasa, 8 Januari 2013 malam, sukses menghibur para fans. Meskipun keadaan tanah basah karena diguyur hujan, hal itu tetap tidak mengurungkan niat penonton untuk tetap menyaksikan Rivers Cuomo cs beraksi di atas panggung.
Selama pertunjukan berlangsung, dengan interaktif Rivers menyapa penonton untuk bernyanyi bersama dengan bahasa Indonesia yang cukup fasih. “Jakarta, nyanyi,” teriak Rivers yang diikuti oleh gelak tawa dari para penonton yang memadati Lapangan D Senayan tersebut.
Indonesia patut berbangga, karena Weezer hanya memilih Indonesia sebagai lokasi konser tur Asia mereka, walau pada awalnya grup band yang terbentuk pada tahun 1992 ini mengaku tidak percaya bahwa musik mereka sampai ke Indonesia. Hal itu terjadi karena Weezer sebelumnya belum pernah mendengar nama Indonesia. Social medialah yang menjadi jembatan ketidaktahuan mereka tentang Indonesia.
Ketidakpercayaan mereka semakin menjadi pada saat melihat antusias para awak media ketika konferensi pers diadakan, dan berubah menjadi kekaguman tatkala penonton konser juga membludak.
“Indonesia is the nice people,” ungkap Rivers, sang vokalis. Ia juga mengatakan, suatu saat nanti pasti akan menggelar konser yang lebih ‘wah’ lagi, bahkan kalau perlu sampai dua hari. “Terus bicarakan kami di social media, twitter, facebook, dan kami akan kembali,” seru Rivers.
L.A Lights sebagai sponsor utama pun mengakui ternyata animo masyarakat terhadap weezer ini sendiri berbanding lurus dengan penjualan tiket. “Kami mendatangkan artis yang memang menjadi legend dan mempunyai nama. Untuk gebrakan di awal tahun, insya allah kami tidak sia-sia mendatangkan weezer,” ujar Jimmy selaku perwakilan dari L.A Lights.
Album pertama weezer The Blue Album yang dirilis pada Mei 1994 ini berhasil mendapatkan kategori triple platinum di Amerika. Serta double platinum di Canada, dan menjadi album yang hampir dimiliki oleh anak muda disana.
‘If You Are Wondering If I Want You To’ menjadi lagu pembuka pada konser tadi malam, membuat para weezerian berlonjak lonjak dengan semangat. Kemudian disusul oleh ‘Perfect Situation’ dan ‘Beverly Hills’ lagu yang memang menjadi hits dari mereka. Setelah kurang lebih satu jam mereka di atas panggung, Rivers dengan balutan jaket orange dan kemeja putih tersebut pamit ke belakang panggung untuk istirahat sejenak. Selama mereka di dalam, penonton disuguhkan potongan slide perjuangan awal Rivers cs dalam membentuk weezer hingga kini. Ada tampilan garasi yang mereka pakai sebagai tempat latihan, beberapa potongan surat kabar yang mengkritik music mereka seolah menyerupai Nirvana, hingga perjalanan kesuksesan mereka hingga kini.
Dengan balutan kaos berwarna biru dan tanpa kacamata, Rivers terlihat lebih fresh dan kembali menghentak Jakarta dengan membawakan hits mereka berjudul ‘My Name Is Jonas’, dari The Blue Album. Disusul dengan ‘No One Else’, ‘Buddy Holly’, ‘Say It Aint So’ dan sebagai penutup, ‘Holiday’.
Sebelumnya, grup band yang digawangi oleh Rivers Cuomo (Gitaris, Vokalis) ini beranggotakan, Jason Cropper (Guitaris and backing vocals 1992-1993), Matt Sharp (Bass and backing vocals 1992-1997 di album The Blue and Pinkerton) dan Mikey Welsh (bass and backing vocals 1998-2001 di The Green Album). Namun terjadi pergantian personel Patrick Wilson (drums), Brian Bell (guitar and backing vocals 1993-sekarang), dan Scott Shriner (Bass and Backing vocals 2001-sekarang).
Albumnya yang bertajuk Pinkerton pernah gagal, tak sesukses The Blue Album. Dikarenakan perubahan citra rasa dari music mereka. Bahkan majalah Rolling Stone pada tahun 1996 menobatkan album kedua Weezer ini sebagai album terjelek. Di tahun 1997, merupakan masa tersulit dari band ini. Selain pergantian personel, band ini pun menjadi tidak produktif dalam berkarya. Sang vokalis sampai depresi berat. Akhirnya mereka memilih untuk beristirahat. Di tahun 2001 lah mereka kembali masuk dapur rekaman dengan The Green Album.
Total keseluruhan weezer membawakan 21 lagu. Konser yang diselenggarakan oleh L.A Light, Asia Live, Blackrock Entertainment, Marygops Studios dan StarD Protainment tersebut sukses menjadikan awal tahun 2013 ini dengan sempurna.

PESAWAT terbang yang membawa Titiek Puspa belum lagi mendarat di Pelabuhan Udara Pangkal Pinang....

Twitter

Facebook